Yang perlu kamu tahu tentang DApps
Home > Yang perlu kamu tahu tentang DApps
Fenny Hartono Boki
Nov 18, 2022 7 mins read

Yang perlu kamu tahu tentang DApps

Salah satu istilah paling umum yang akan kamu temui dalam industri cryptocurrency adalah “DApps”, “dApps”, or “Dapps.” Setiap orang tampaknya membentuk singkatan ini dengan cara berbeda, tapi mereka semua merujuk ke satu hal yang sama: aplikasi terdesentralisasi. Mereka merupakan bagian penting dari dunia blockchain, dan tanpa mereka, cryptocurrency tidak akan sama.

DApps menjadikan cryptocurrency sangat jauh lebih berguna dibanding tanpa mereka. Mereka terhubung langsung dengan dompet digitalmu, mengijinkan kamu untuk menggunakan token cryptocurrencymu. Kamu bukan hanya bisa menukar dan mengubah token-tokenmu dengan DApps, tapi juga memakai mereka untuk membayar barang dan jasa.

Jadi, apa sebenarnya DApps, dan apa yang perlu kamu tahu tentang mereka?

Apa itu DApps?

Aplikasi terdesentralisasi atau DApps adalah, sebagian besar mereka, sama seperti aplikasi lainnya, bedanya mereka bekerja dalam jaringan peer-to-peer, seperti blockchain. Ciri khas mereka adalah program gratis dan beroperasi dengan memakai kontrak otomatis, yang artinya siapapun bisa memeriksa kode mereka untuk mencari tahu cara kerja mereka dengan pasti. Dan ini hanya salah satu dari kelebihan mereka.

Ada banyak jenis DApps hari ini, dan mereka khususnya bisa dikelompokkan menjadi berbagai kategori, seperti DeFi, GameFi, NFTs, dan banyak lagi. Bursa-bursa Cryptocurrency seperti PanccakeSwap masuk dalam kelompok DeFi, sementara judul-judul seperti Dunia-dunia Alien (Alien Worlds), dan Splinterlands termasuk dalam kelompok GameFi. Platforms seperti OpenSea jelas masuk di bawah payung NFTs.

Namun perlu dicatat, tidak semua DApps mengikuti aturan-aturan yang sama. Sementara aplikasi seperti PancakeSwap benar-benar terdesentralisasi, yang lainnya, seperti OpenSea, dikendalikan oleh organisasi terpusat, sekalipun mereka dijalankan oleh blockchain.

Bagaimana tepatnya cara kerja DApps?

Kami sudah meliput cara kerja dasar dari DApps, tapi bagi mereka yang ingin tahu lebih detil, mari lihat lebih dekat hal yang membuat mereka berbeda dari aplikasi tradisional. Pertama, kode yang menjalankan mereka, yang dibentuk menjadi kontrak otomatis yang bekerja dalam jaringan desentralissasi. Kontrak otomatis pada dasarnya seperangkat aturan yang menentukan cara sebuah aplikasi berfungsi.

Aturan-aturan ini nyata bagi semua orang, karena siapa saja bisa melihat sebuah kontrak otomatis yang ada di jaringan desentralisasi, yang artinya DApps benar-benar transparan. Tidak ada kejutan menyebalkan atau kode jahat berdiam di bawah permukaan. Jelas bagi setiap orang apa yang dikerjakan oleh kontrak otomatis, bergantung pada cara kontrak itu digunakan.

Jadi dengan melihat pada kode kontrak otomatis, kamu bisa tahu dengan pasti hasil yang kamu harapkan, bergantung pada apa yang kamu masukkan. Lebih lagi, kontrak otomatis berjalan benar-benar secara otomatis sesudah mereka selesai dibangun dan bekerja. Mereka tidak membutuhkan interaksi manusia untuk menjalankan fungsi mereka, dan tidak seorangpun bisa mengutak-utik mereka untuk mengubah hasil yang sudah ditetapkan.

DApps juga menggunakan blockchain untuk menyimpan data, dan sekali mereka dikeluarkan, kode awal mereka tidak bisa diubah. Cara ini mencegah pengembang dengan niat jahat dari menanam fungsi yang memiliki potensi berbahaya ketika DApp mereka digunakan.

Apa kelebihan dari sebuah DApp?

Selain mereka gratis dan transparan, banyak keunggulan lain dari aplikasi desentralisasi, termasuk di dalamnya:

Tidak ada otoritas pusat
Sifat alami desentralisasi dari DApps artinya sekali mereka diluncurkan, mereka tidak lagi dimiliki atau dikuasai oleh satu badan ataupun sebuah tim. Tidak peduli apapun yang terjadi pada pencipta asli DApp, DApp itu sendiri aman. Namun, organisasi yang terdesentralisasi, dijalankan oleh komunitas, dapat mempengaruhi DApp dengan memberikan suara mereka untuk suatu perubahan.

DApps terbuka untuk setiap orang
Kamu tidak bisa dihalangi dalam menggunakan DApp, dengan cara yang sama tidak seorangpun bisa menghalangimu melakukan pertukaran cryptocurrency yang terdesentralisasi. Mereka terbuka untuk setiap orang, tidak peduli status ataupun lokasimu. Kamu bahkan tidak perlu memberi tahu identitasmu untuk memakai kebanyakan DApps — yang kamu perlukan hanya sebuah dompet crypto.

DApps bekerja sama dengan baik dengan cryptocurrency
Karena DApps terhubung dengan dompet cryptocurrencymu, sistem pembayaran dibuat menyatu secara bawaan. Tidak perlu bagi pengembang untuk menambahkan penyedia pembayaran pihak ketiga, atau bagi pengguna untuk memiliki akun-akun khusus. 

DApps tidak mati
Tidak seperti aplikasi tradisional, yang menjadi tidak bisa dipakai atau “mati” ketika server yang menjalankan mereka mati atau pencipta mereka menghentikan dukungan, sebuah DApp dijalankan oleh jaringan peer-to-peer dan karenanya akan selalu bekerja. 

DApps aman oleh cryptography
DApps mengambil keuntungan dari cryptography, sama seperti cryptocurrencies, untuk menghalangi para pemalsu transaksi atau mereka yang berpura-pura menjadi orang lain. 

Apa kekurangan dari sebuah DApp?

Penting untuk disadari sekalipun dengan semua kelebihan aplikasi terdesentralisasi, mereka tidak benar-benar sempurna, dan masih ada kekurangannya, yaitu:

Mudah untuk melihat kekurangan mereka
Sekalipun sebagian besar DApps seaman mungkin karena penggunaan cryptografi, para penyerang biasanya bisa menemukan kelemahan/kesalahan dalam perangkat lunak manapun jika mereka mencoba cukup keras. Sebagai tambahan, lebih mudah menemukan masalah dalam DApps karena mereka terbuka, mengijinkan setiap orang untuk melhat kode mereka. Seperti solusi keamanan lainnya, DApps memiliki kelebihan dan kekurangan dalam cara yang bermacam-macam. Kelebihannya menunjukkan (transaksi lebih sulit dipalsukan) dan kekurangannya (lebih mudah menemukan kesalahan dalam kode). 

Padat
Jaringan peer-to-peer lebih rentan mengalami kewalahan oleh pertukaran yang berlangsung. DApps yang lebih terkenal mengalami sengsara karena berkurangnya kecepatan atau kualitas ketika jam sangat sibuk, sementara biaya jaringan bisa saja naik. 

Tidak adanya dukungan layanan
Dengan tanpa adanya satu pihak yang mengurus sebuah DApp, maka tidak ada yang bisa kita minta tolong ketika terjadi masalah. Jika kamu memiliki masalah dengan perangkat lunak tradisional, kamu bisa menghubungi pengembangnya untuk dukungan. Tidak demikian halnya dengan DApp, Jumlah pengguna yang sangat sedikit juga bisa menjadi masalah, karena dukungan lebih sedikit untuk DApps yang lebih kecil.

Tidak setiap DApp memakai aturan yang sama

Seperti yang sudah kami singgung sedikit di atas, perlu dicatat bahwa tidak setiap DApp diciptakan setara — dan tidak semua memakai aturan yang sama. SEmentara kelebihan dan kekurangan yang sudah kami jelaskan di atas dipakai oleh kebanyakan DApps sejati, tidak semua benar-benar terdesentralisasi, bahkan jika mereka dijalankan oleh kontrak otomatis di blockchain.

PancakeSwap, sebagai contoh, benar-benar DApp sejati. Bukan hanya bekerja dalam blockchain, tapi juga aplikasi terbuka dan tidak ada pihak pusat yang menguasainya. Sebaliknya, aplikasi ini diatur oleh komunitas (pemegang token PancakeSwap), yang memiliki suara dalam proposal perubahan.

Platform perdagangan NFT, OpenSea, sebaliknya, sekalipun secara teknik terkualifikasi sebagai DApp dalam banyak cara, tapi tidak benar-benar terdesentralasi. Platform ini dijalankan oleh organisasi terpusat, berkantor di kota New York, yang memiliki kendali penuh. Bukan aplikasi terbuka, dan pengguna tidak bisa memeriksa kodenya dengan cara yang sama yang bisa mereka lakukan pada DApps lainnya.

Where can you find DApps?

Kamu mungkin sering menemukan banyak DApps hanya dengan menukar cryptocurrency. Bursa DApps seperti PancakeSwap dan Uniswap seringkali digunakan untuk menukar bermacam-macam token. Tapi ada banyak DApps lainnya yang kamu mungkin tidak tahu jika kamu tidak mencarinya. Termasuk di dalamnya adalah game, peminjam DeFi, dan bahkan layanan streaming musk.

Tempat yang hebat untuk mulai dengan DApps adalah laman DappRadar, yang menamakan diri mereka “Toko dunia DApp”. Laman ini mengijinkan kamu menjelajahi seluruh aplikasi yang tersedia di dalamnya melintasi beberapa jaringan, termasuk Ethereum, Polygon, dan BNB Chain. Kamu bisa menelusuri sesuai kategori, dan melihat daftar DApps paling terkenal yang saat ini banyak digunakan.

Was this article helpful?
YesNo

Punya pertanyaan? Bergabunglah ke Discord kami

Bagikan artikel ini:

Tentang Penulis

Fenny Hartono Boki
Community Manager
Indonesia
Manajer Komunitas dan penerjemah untuk Indonesia.

Perhatian

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan informasi umum yang dibentuk untuk memberikan edukasi kepada publik, bukan sebuah nasihat investasi pribadi, perusahaan, ataupun nasihat untuk bisnis dan profesional. Sebelum bertindak, Anda harus berkonsultasi dengan penasihat keuangan, hukum, pajak, investasi ataupun bidang lainnya dan meminta nasihat dari mereka yang mungkin akan mempengaruhi Anda maupun bisnis Anda.

Explore Web3 & Metaverses intuitively with MetaOne®
Download

Dapatkan berita lebih awal

Jadilah yang pertama mendapatkan buletin kami yang penuh dengan pembaruan perusahaan, produk serta berita pasar.

🍪
We use cookies to make your experience better. Learn more: Privacy Policy
Accept

Explore Web3 & Metaverses intuitively with MetaOne®

Download
Download MetaOne